Tembilahan – Upaya memperkuat tata kelola aset negara kembali ditegaskan melalui pelaksanaan serah terima transfer keluar Barang Milik Negara (BMN) di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas administratif, tetapi juga mencerminkan komitmen serius dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset negara, yang menjadi fondasi penting dalam mendukung kinerja organisasi.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan, Caven Jonathan, Selasa (14/4/2026) dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan serah terima transfer keluar BMN telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam pelaksanaannya, BMN yang ditransfer berupa 2 unit mobil dan 1 unit laptop kepada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan, serta 1 unit mobil kepada Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rengat sebagai bentuk optimalisasi pemanfaatan aset negara.

“Pengelolaan Barang Milik Negara harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap aset negara tercatat dan dikelola dengan baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Agung juga menekankan bahwa seluruh satuan kerja di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau harus terus meningkatkan kualitas pengelolaan BMN sebagai bagian dari reformasi birokrasi. “Kami mendorong agar seluruh jajaran terus menjaga integritas dan kepatuhan dalam setiap proses pengelolaan aset, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap optimalisasi kinerja organisasi,” tambahnya.

Caven menegaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari pengelolaan aset negara yang harus dilakukan secara tertib administrasi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kepatuhan terhadap regulasi yang mengatur pengelolaan BMN di lingkungan pemerintah.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau, Agung Prianto, memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Agung menilai bahwa langkah yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Tembilahan menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
