Dua Hari Operasi Gabungan di Dumai, Imigrasi Riau Sasar TKA hingga Jalur Rawan di Selat Malaka

Screenshot 2026 05 16 212435Screenshot 2026 05 16 212506 

 

Dumai – Pengawasan ketat terhadap tenaga kerja asing (TKA) dan jalur perlintasan ilegal di wilayah pesisir kembali diperkuat. Selama dua hari, 12–13 Mei 2026, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau bersama lintas instansi menggelar Operasi Gabungan (Opsgab) di Kota Dumai, menyasar perusahaan pengguna TKA hingga patroli perairan strategis yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Operasi ini melibatkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, BINDA Riau, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Riau, Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai (Lanal Dumai), Kantor Imigrasi Kelas II TPI Dumai, serta Disnakertrans Kota Dumai. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat pengawasan keimigrasian di wilayah yang dikenal sebagai salah satu pintu gerbang strategis Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau, Agung Prianto, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada administrasi, tetapi juga aspek keamanan wilayah.
“Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengawasan terhadap tenaga kerja asing yang bekerja di Kota Dumai, serta mengawasi perairan Dumai yang kerap dijadikan lokasi penyeberangan orang ilegal, termasuk potensi TPPO dan TPPM, mengingat letaknya yang berada di Selat Malaka dan langsung berhadapan dengan Malaysia,” ujarnya.

Pada hari pertama, tim Opsgab menyisir sejumlah perusahaan di Kota Dumai yang mempekerjakan tenaga kerja asing. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap dokumen penting seperti paspor, ITAS, RPTKA (Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing), dan IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing).

Hasilnya, perusahaan yang diperiksa dinilai telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Tim pun memberikan apresiasi sekaligus imbauan agar kepatuhan tersebut terus dijaga.
“Kami mengapresiasi perusahaan yang telah tertib dan patuh terhadap aturan. Ke depan, kami harap pelaporan tetap dilakukan secara konsisten,” ujar Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Junior Manerep Sigalingging yang juga selaku Plt. Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal.

Memasuki hari kedua, operasi dilanjutkan dengan patroli perairan menggunakan KAL Tedung milik Lanal Dumai. Tim gabungan menyusuri wilayah Selat Rupat, memantau titik-titik rawan yang diduga menjadi jalur perlintasan ilegal. Aktivitas ini menjadi bagian penting dalam mencegah praktik penyelundupan manusia dan pergerakan ilegal lintas negara.

Dalam patroli tersebut, tim juga melakukan pemeriksaan dokumen keimigrasian terhadap kapal yang melintas, termasuk Kapal Kargo Monlonit Kingston. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan seluruh awak kapal memenuhi ketentuan keimigrasian yang berlaku di wilayah Indonesia.

Melalui operasi gabungan ini, sinergi antarinstansi kembali ditegaskan sebagai kunci utama dalam menjaga kedaulatan wilayah, khususnya di kawasan strategis seperti Dumai. Pengawasan yang konsisten diharapkan mampu menekan potensi pelanggaran keimigrasian sekaligus memperkuat keamanan nasional di wilayah perbatasan.

Screenshot 2026 05 16 212520Screenshot 2026 05 16 212530

 

 
Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Riau
PikPng.com school icon png 2780725   Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. X6, No. 8, Kuningan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia
PikPng.com phone icon png 604605   08xxxxxxxxxxxxx
PikPng.com email png 581646   Email Kehumasan
facebook ditjenim   twitter ditjenim   instagram ditjenim   linked in ditjenim   Youtube ditjenim   rss ditjenim
logo 1
 
Kantor Imigrasi
Kelas I TPI
Tanjung Priok


  Jl. Melati No.124 A, RT.1/RW.12, Rawabadak Utara, Kec. Koja, Kota Jakarta Utara, Daerah Khusus Jakarta 14230, Indonesia
PikPng.com phone icon png 604605   08123456789
PikPng.com email png 581646   kanimpriok.dki@gmail.com

Copyright © Pusat Data dan Teknologi Informasi