Jakarta — Komitmen membangun aparatur yang profesional dan berintegritas terus diperkuat. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau bersama seluruh UPT turut ambil bagian dalam kegiatan Supervisi Hukuman Disiplin Pegawai Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Ballroom Magnolia Grand Mercure Jakarta pada 14–17 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memastikan penegakan disiplin tidak hanya sebagai aturan, tetapi sebagai budaya kerja yang hidup di setiap lini organisasi. Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Junior Manerep Sigalingging, hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk keseriusan Kanwil Imigrasi Riau dalam mengimplementasikan penguatan disiplin pegawai.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi, Sandi Andaryadi. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil merupakan landasan utama dalam menegakkan kedisiplinan di lingkungan ASN. “Penerapan hukuman disiplin tidak semata-mata bersifat represif, tetapi juga merupakan langkah preventif untuk membentuk integritas dan profesionalisme pegawai,” tegas Sandi.
Sejalan dengan hal tersebut, materi yang disampaikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) menekankan bahwa penegakan disiplin merupakan bagian dari proses pembinaan pegawai yang menjadi tanggung jawab atasan langsung. Hal ini dinilai krusial dalam menjaga kinerja organisasi tetap optimal serta mendukung pencapaian Asta Cita Presiden melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur. Tak hanya pemaparan teori, kegiatan ini juga dilengkapi dengan simulasi penanganan kasus pelanggaran disiplin. Simulasi ini memberikan gambaran nyata kepada peserta terkait mekanisme penanganan kasus, sehingga mampu meningkatkan pemahaman praktis dalam penerapan aturan di lapangan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan sosialisasi program perlindungan pegawai dari PT TASPEN yang mencakup Tabungan Hari Tua (THT), program pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), serta Jaminan Kematian (JKM). Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta, termasuk jajaran Kanwil Imigrasi Riau, mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan demikian, budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berintegritas dapat terus terbangun dan menjadi fondasi kuat dalam memberikan pelayanan keimigrasian yang optimal kepada masyarakat.
