Pekanbaru - Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan tulang punggung organisasi. Menyadari hal tersebut, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau menggelar kegiatan Penguatan Tata Kelola Manajemen SDM Dalam Mendukung Kinerja Organisasi Tahun 2026. Acara yang diselenggarakan pada Selasa (9/6/2026) ini dihadiri oleh para pengemban fungsi kepegawaian dari seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keimigrasian se-Provinsi Riau.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjen Imigrasi Riau, Junior Manerep Sigalingging, tampil sebagai pemateri utama dalam kegiatan ini. Ia memaparkan secara detail berbagai pembaharuan regulasi kepegawaian, mencakup sistem penilaian kinerja, pengembangan kompetensi, hingga pola mutasi dan promosi jabatan yang kini lebih mengedepankan prinsip meritokrasi dan transparansi.
Selain memaparkan aturan teoretis, forum ini juga menjadi wadah diskusi interaktif untuk menginventarisir kendala-kendala administratif yang kerap dihadapi UPT di lapangan. Penataan manajemen SDM yang modern dan berbasis teknologi menjadi salah satu solusi yang disepakati untuk mempercepat penyelesaian urusan kepegawaian, sehingga para petugas dapat lebih fokus pada pelayanan masyarakat.
"Aturan terbaru ini menuntut kita untuk bekerja lebih cerdas dan terukur. Tata kelola SDM yang baik akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan publik kita. Saya minta seluruh jajaran segera menyesuaikan diri, jadikan aturan ini sebagai pedoman kuat untuk mencetak petugas imigrasi yang profesional dan berintegritas tinggi," tegas Junior Manerep Sigalingging memberikan instruksi kepada seluruh peserta.
