Pekanbaru - Dentuman peluru memecah kesunyian di Lapangan Tembak Pistol Sugiyanto, Batalyon Para Komando 462 PASGAT, pada Kamis (11/6/2026). Jajaran petugas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau menjalani pelatihan menembak intensif yang dibimbing langsung oleh instruktur berpengalaman dari pasukan elit TNI AU, guna mengasah kedisiplinan dan kesiapsiagaan di lapangan.
Dalam latihan ini, para peserta dibekali dengan senjata api laras pendek buatan industri pertahanan dalam negeri kebanggaan Indonesia, PT Pindad, berjenis G-2 Combat. Sebelum menarik pelatuk, seluruh petugas imigrasi diberikan pembekalan teknis mengenai tata cara penggunaan senjata api, prosedur keselamatan (safety procedure), hingga teknik membidik yang presisi.
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Riau, Agung Prianto, yang turut serta dalam kegiatan tersebut, memberikan sambutan pembuka yang membakar semangat jajarannya. "Latihan menembak ini sangat krusial bagi petugas imigrasi, terutama mereka yang berada di garis depan penegakan hukum dan pengawasan orang asing. Ini bukan sekadar menarik pelatuk, melainkan melatih kontrol emosi dan ketepatan pengambilan keputusan," papar Agung Prianto.
Kolaborasi latihan bersama batalyon elit ini diharapkan mampu mencetak karakter petugas imigrasi yang memiliki mental baja dan insting yang tajam. Keterampilan menembak yang dilatihkan ini sejatinya difokuskan bukan untuk pertahanan diri, melainkan sebagai sarana untuk melatih tingkat kesabaran, pengendalian emosi, dan ketelitian tingkat tinggi. Nilai-nilai kedisiplinan dan ketelitian inilah yang menjadi modal utama bagi jajaran Imigrasi Riau agar senantiasa cermat dan profesional dalam setiap pelaksanaan tugas keimigrasian sehari-hari.

